
Mengapa Halaman ini Ditulis?
Bagi banyak orangtua di Indonesia, mengetahui bahwa anak mereka adalah LGBT bukanlah kabar yang mudah diterima. Sebagian mungkin merasa terkejut, bingung, sedih, marah, takut, atau berharap bahwa semua ini hanyalah sebuah fase yang akan berlalu. Ada pula yang mulai mengkhawatirkan masa depan anak, tanggapan keluarga besar, lingkungan sekitar, atau nilai-nilai yang selama ini mereka pegang.
Panduan ini tidak ditulis untuk menghakimi, menyalahkan, ataupun memaksa orangtua menerima pandangan tertentu. Tujuannya adalah membantu orangtua memahami apa yang sedang dialami anak, sekaligus memahami reaksi yang muncul dalam diri mereka sendiri. Dengan pemahaman yang lebih baik, orangtua dapat mengambil keputusan dan merespons situasi ini dengan lebih tenang, tanpa harus mengorbankan hubungan dengan anak.
Harapannya, panduan ini dapat menjadi teman dalam proses tersebut. Bukan untuk menentukan apa yang harus dipikirkan atau diyakini orangtua, melainkan untuk membantu menjaga sesuatu yang sangat berharga: hubungan antara orangtua dan anak. Karena ketika hubungan itu tetap terpelihara, keluarga memiliki ruang untuk terus berdialog, saling memahami, dan menghadapi berbagai tantangan bersama. Bagi seorang anak, mengetahui bahwa ia tidak kehilangan kasih sayang orangtuanya dapat menjadi salah satu sumber kekuatan terbesar dalam menjalani hidup.
Informasi untuk orangtua diharapkan mampu memberikan panduan awal yang jujur dan tulus kepada orangtua. Jawaban yang diambil dalam halaman ini diambil dari pengalaman orangtua yang pernah mengalami situasi serupa dengan mengedepankan perhatian dan dialog terbuka dengan anak.
Panduan untuk orangtua dirancang dengan bentuk tanya jawab. Setiap pertanyaan dikelompokkan ke dalam enam bagian:





















Angela Ienes Mandiri Sejak Kecil
Angela Ienes Mandiri Sejak Kecil
Mudahnya Kejujuran À La Paramita Mohamad
Mudahnya Kejujuran À La Paramita Mohamad
Polin Impola Gemar Digoda